Kamis, 27 Februari 2014



Berbahagialah bunda yang selalu bisa mendekap anaknya dengan penuh cinta dan kasih nya.



Aku  Salma M. Luqyana bunda dari seorang puri cantik bernama Nadia Adeeva Shaqyla lahir Bandar Lampung 22 November 2012, aku seorang Karyawati di Koran Lokal di kota Tangerang.




Setelah meninggalnya suami pertama, saya memutuskan untuk memulai hidup baru di Kota Tangerang meinggalkan nadia dengan ibu mertua di Bandar Lampung. Setiap bunda pasti mempunyai naluri untuk bersama anaknya, seberapa besar dan menggebu keinginan itu tetap saja ketika seorang perempuan diharuskan atau memilih untuk bekerja pati sejuta rasa bersalah menghantui, aku teamat bersalah meninggalkan putri ku dan tidak bisa mengamati perkembangannya.
Aku hanya bisa menjaganya ketika dia berada dirahim kecilku, aku hanya bisa menjaganya agar  dia merasa aman tumbuh dirahim ku, berbadan dua selama 8bulan 2minggu, menjadi istimewa ketika mengandungmu dalam rahim ini. Sampai ketika badan kecilmu berlumur darah itu lahir keduania dengan sejuta rasa bahagia bercampur haru. Seraya berseru “Aku menjadi seorang bunda dari putri kecilku, aku menjadi seorang yang diberi malaikat kecil.”
Malaikat kecilku memberikan senyumannya kepada setiap orang seakan menyapa bahwa dia berbahagia hadir didunia ini.
Bulan Pertama malaikat itu selalu memberikan semyumannya kepada setiap orang dan membuatku tidur larut menemaninya bermain,
Bulan ke2 malaikat itu mencoba meraba, mendengar, dan melihat disekelilingnya,
Bulan ke3 malaikat itu Mulai mencoba menelungkupkan badannya, betapa banggkanya aku malaikat itu cepat tumbuh dan dewasa,
bulan ke4 dia kehilangan ayah yg mencoba menafkahinya, dengan ikhlas dia tersenyum kepada jasad ayah nya.
bulan ke5  banyak kata-kata yang keluar dari bibir kecilnya itu “Bunda, Maem(makan), Nek(nenek)...”
Bulan Ke6 malikat kecil itu bisa mantap duduk ditengah2 keluarga kami, namun ketika dia banyak belajar aku pindah kerja di Tangerang jauh dari malaikat kecil itu aku yakin dia anak yang kuat yg bisa melewatkan harinya tanpa ayah dan bundanya, tumbuh dan dewasa menjadi malaikat yang bisa membuat bundanya tersenyum dari jauh.




Hingga saat ini aku telah menemui ayah baru (Dandy Pradana Wibowo) untuk Nadia yang teramat sayang dengan nadia seperti anak sendiri dengan bernahagia nadia menyambut sosok ayah baru nya memang tidak sepenuhnya seperti ayahnya dulu karena setiap manusia berbeda dengan sifat dan watak nya masing-masing. senang rasanya ketika Dandy dan nadia bermain bersama, merasa sosok ayahnya dihidupkan kembali.




Tuhan terimakasih atas jalan yang kau beri walau penuh liku dan pilihan untuk aku menghadapinya namun aku yakin  apapun caramu untuk menjadikan aku pribadi yang kuat itu pasti cara yang terbaik.